Anggy Septriyani, mahasiswi UPI Program Studi Pendidikan Khusus angkatan 2023, terpilih untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa selama satu semester di Hiroshima University, Jepang. Keberangkatan ini merupakan bagian inti dari program Campus Asia Plus dan akan dimulai pada September 2025.
Proses seleksi Anggy dimulai dari ketertarikannya pada fokus program Campus Asia mengenai isu inklusi yang sejalan dengan bidang studinya. Meskipun ini adalah pengalaman seleksi pertamanya, motivasi yang kuat untuk studi di luar negeri serta dukungan penuh dari keluarga menjadi pilar utama. Puncaknya adalah saat ia menerima e-mail penerimaan dari CELLS UPI yang mengonfirmasi keberangkatannya, sebuah pencapaian yang melampaui ekspektasi awalnya.
Menjelang keberangkatan, Anggy tengah mempersiapkan berbagai hal sesuai arahan dari Hiroshima University, mulai dari administrasi akademik hingga preferensi akomodasi. Selangkah lebih maju, ia juga mendalami Bahasa Jepang secara mandiri untuk menunjang adaptasi. Selain itu, ia aktif berdiskusi dengan alumni program untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai budaya akademik dan kehidupan mahasiswa di sana.
Bagi Anggy, program ini ibarat membuka jendela dunia untuk wawasan baru. Ia berharap dapat menimba ilmu pendidikan inklusi langsung dari sumbernya di Hiroshima University, sekaligus menjadikannya arena untuk mengasah potensi diri. Namun, ia sadar bahwa setiap kesempatan memiliki dua sisi mata uang; di balik antusiasme untuk bereksplorasi, ada tantangan adaptasi budaya dan bahasa yang menanti untuk ditaklukkan.
Anggy juga berbagi pesan inspiratif bagi mahasiswa dan mahasiswi UPI lainnya yang memiliki mimpi serupa: kunci utama adalah keberanian untuk mencoba dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap proses. Ia menekankan pentingnya menikmati perjalanan akademik tanpa terbebani ekspektasi berlebih untuk meraih kesempatan berharga seperti studi di luar negeri.
